Program Kolaborasi, BAZNAS dan Pemkab Siak Bupati Alfedri Minta Fokus Bantuan Bidang Usaha Pangan dan Ternak

Kab.Siak, Politik173 kali dibaca

SIAK, DELIKNEWS24- Bupati Siak Alfedri saat memimpin rapat sinkronkan program kolaborasi BAZNAS dan Pemkab Siak terkait pengentasan kemiskinan ekstrim di wilayah Kabupaten Siak berharap pilihan bidang usaha bantuan BAZNAS tahun 2023 kedepan fokus kepada bantuan usaha tanaman pagan dan ternak.

Karena kata dia, saat ini kebutan pokok masyarakat seperti cabe merah, bawang, kedelai dan jagung di pasar harga naik. Penyebabnya pasca wabah Covid-19 dua tahun terakhir di tambah melonjaknya harga Minyak dan Gas (Migas) di luar maupun dalam negeri sehingga pemicu Inflasi Global.

“Inflasi nasional 5,3 persen kita 4,8 persen artinya kita di bawah angka nasional. Namun ini harus kita tekan, bagaimana harga kebutuhan pokok masyarakat bisa stabil di pasaran. Salah satu caranya melalui program BAZNAS ini. Kita pilih nanti yang di bantu bidang usahanya apa, pertanian dan peternakan karena yang saat ini inflasi cabe, bawang karena masih didatangkan dari luar, termasuk kedelai bahan baku tempe kita masih import termasuk telur dan daging saat ini harga naik,”ujar Bupati Siak Alfedri di Graha BAZNAS kabupaten Siak, Kota Siak, Kamis (11/12/2022).

Berdasarkan data terbaru dari Bandan Pusat Statistik (BPS) kabupaten Siak mencatat angka kemiskinan di kabupaten Siak tahun lalu dari 5,17 persen turun menjadi 5,02 persen. Meski angka tersebut turun hanya sedikit, tentu intervensi yang dilakukan berdampak bagi masyarakat miskin.

“Artinya, apa yang kita kerjakan di tahun lalu, berdampak kepada masyarakat yang kita bantu. Meskipun saat ini, kita masih di hadapkan dengan inflasi global, ekonomi sulit. semua negara mengalami kesulitan, inflasi global berlangsung tidak tahun ini aja, akan berlanjut tahun depan, kemiskinan ekstrim salah satu penyebabnya salah Pendemi Covid-19 yang melanda dua tahun terakhir,”kata dia.

Lanjutnya, target program kolaborasi BAZNAS dan Pemkab Siak terkait pengentasan kemiskinan ekstrim di wilayah Kabupaten Siak, terdata 6 ribu fakir miskin yang akan menerima manfaat dalam jangka waktu tiga tahun. Bupati Siak Alfedri di kesempatan lain juga meminta Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) kabupaten Siak, yang programnya ada di masing-masing OPD mengarahkan bantuan komoditas tanaman pangan dan ternak.

“Kita harus mendorong dan menggerakkan mereka, Insyaallah jika ini di keroyok bersama, Pemda melalui APBD yang ada di dinas-dinas tambah Dana Desa, Forum CSR dan program BAZNAS Siak sendiri, kami yakin kalau 6 ribu fakir ini dalam 3 tahun bisa kita tuntaskan, “harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *