Sky Walk 14 Milyar Lebih Ini Di Beri Nama Tengku Buwang Asmara

Kab.Siak, Politik275 kali dibaca

SIAK, DELIKNEWS24- Sky Walk yang di beri nama Tengku Buwang Asmara ini sebagai Destinasi wisata baru di tepian Sungai Jantan Siak, telah diresmikan Bupati Siak Alfedri. Sky Walk Tengku Buwang Asmara sendiri bisa menjadi alternatif wisata murah untuk sekadar melepas penat dari kesibukan sehari-hari. Hal ini lantaran Sky Walk tersebut menyajikan pemandangan yang indah dan memberikan sensasi yang berbeda apa lagi datang malam hari.

Sky Walk Tengku Buwang Asmara mulai dibangun pada 2022 lalu. Sky Walk ini dibangun dalam tiga tahap konstruksi sepanjang 1.076 meter yang membentang mulai dari Rumah Datuk Pesisir hingga ke destinasi wisata Tangsi Belanda, Benteng Hulu.

Terlihat dari plang kegitan Tahap 1 terpampang dana pembangunan Sky Walk menelan anggaran Rp.14.685.684.366,14 (Empat Belas Milyar Enam Ratus Delapan Puluh Lima Juta Enam Ratus Delapan Puluh Ribu Tiga Ratus Enam Puluh Enam Rupiah dan Empat Belas Sen) dengan No Kontrak 630/DPU-TERUKIM/KPA-BM/Kontrak- PK/70/2022. Tanggal Kontrak 17 Mei 2022. Waktu pelaksanaan 225 Hari Kalender. Pelaksana : Tata Inti Sepakat- Binakarya Abadi Selaras(SKO) dengan Konsultan Pengawas PT. Baliga Permata Indah Tahun Anggaran 2022.

Pembangunan tahap pertama, konstruksinya tuntas sepanjang 274 meter. Di mana pada tahap ini ada konstruksi berupa kaca tempered 12 mm sepanjang 50 meter dan bisa dilintasi wisatawan di atasnya. Kaca tempered sendiri memiliki tinggi sekitar 12 meter dari permukaan air pasang. Tentunya, keberadaan kaca itu, menjadi tantangan tersendiri di Skywalk Tengku Buwang Asmara.

Tidak hanya itu, ada juga dancing light pada konstruksi yang menambah skywalk jadi cantik ketika di lihat pada malam hari. Dancing light itu tentunya menjadi spot baru instagramable dengan latar belakang Istana Siak dan turap Singapura di seberang Sungai Siak.

Bupati Siak, Alfedri saat meresmikan sky Walk Tengku Buwang Asmara menilai bertambahnya infrastruktur di daerah bekas pusat kerajaan Siak Sri Indrapura sultan ke dua Tengku Buwang Asmara sama membangkitkan bantang terendam.

“Di sini kampung datuk-datuk kerajaan Siak, dengan adanya Sky Walk kami ibarat membangkitkan batang terendam. Karena di sini dulunya pusat kejayaan melayu Siak Sri Indrapura dengan Sultan Tengku Buang Asmara di Mempura. Itu 20 tahun kejayaan Siak di daerah ini,”kata Bupati Alfedri saat meresmikan Sky Walk Tengku Buwang Asmara, Kamis malam (16/2/2023).

Lewat pembangunan Destinasi wisata baru ini, Alfedri yakin Mempura dapat bangkit dan kembali berjaya. Di mana ia juga punya cita-cita Siak sebagai ‘Kota Kembar’ yang nantinya pembangunan merata dari sisi Kota Istana Siak dan seberang Mempura.

“Mudah-mudahan Mempura makin maju supaya menjadi kota kembar. Jadi ini ada kawasan cagar budaya dan Siak kawasan cagar budaya tingkat nasional. Di daerah Istana Siak itu kawasan kesultanan, lalu Mempura ini kawasan datuk-datuk hingga di Tangsi Belanda kawasan kolonial,” kata Alfedri.

Pembangunan Sky Walk sendiri tentu telah melalui berbagai uji dan assessment dari berbagai instansi. Bahkan pembangunan destinasi wisata baru tersebut tak sampai merusak dan mengganggu cagar budaya di daerah tersebut.

“Jadi heritage ini sudah dikaji, assessment dengan bangunan tidak ada mengganggu kawasan cagar budaya. Tidak ada makam dan peninggalan-peninggalan sejarah yang terganggu. Kita harap istana dan Mempura ini sama-sama rata pembangunannya,” kata Alfedri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *