Wabup Husni Sebut Audit Kasus Stunting Sebagai Media Evaluasi

Kab.Siak, Politik164 kali dibaca

SIAK, DELIKNEWS24- Wakil Bupati Siak Husni Merza membuka kegiatan Evaluasi Rencana Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting (AKS) Kabupaten Siak “Cegah Stunting Itu Penting, Menuju Generasi Siak Sehat, Cerdas dan Sejahtera, di Ruang Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak, Selasa (6/12/22).

Kegiatan audit stunting menjadi upaya yang sangat strategis, dalam penanggulangan stunting secara komprehensif sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi. Sehingga dibutuhkan dukungan dan bantuan dari semua pihak, untuk menyukseskan percepatan penurunan stunting di Indonesia pada akhir tahun 2024.

Wakil Bupati Siak Husni Merza menyebutkan, selaku ketua pelaksana Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Siak, ia menekankan kepada semua pihak yang terkait supaya melaksanakan rencana tindak lanjut hasil audit kasus stunting secara optimal. Sesuai dengan rencana Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang telah disusun.

“Dengan dilaksanakan RTL yang sesuai dengan rekomendasi dari tim pakar, diharapkan adanya perubahan maupun perbaikan dalam tata laksana penanganan kasus stunting. Sehingga berdampak positif terhadap kelompok sosial yang beresiko stunting, menjadi lebih sehat dan baik kondisinya” kata Wabup Husni.

Dijelaskanya, percepatan penurunan stunting menjadi Program Prioritas Nasional, dimana berdasarkan hasil Studi Stasus Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021 pravelensi Kabupaten Siak pada angka 19 persen. Angka ini memang dibawah angka Provinsi yakni 23,3 persen dan Nasional 24,4 persen, bahkan angka pravelensi stunting di kabupaten Siak berada di bawah standar WHO yaitu 20 persen.

“Namun demikian kita masih harus berkerja keras untuk mengejar target penurunan stunting yang ditetapkan oleh Presiden dan Wakil Presiden, dimana tahun 2024 se-Indonesia pravelensi Nasional itu pada angka 14 persen. Ini tidak mudah, menurunkan 5 persen dari 19 persen ke 14 persen ini perlu kerja keras serta kerjasama yang ulet dan gigih” ucapnya.

Untuk memastikan hasil survey tersebut, sambung Husni, bisa dengan menggambarkan kondisi yang sesungguhnya sesuai di kabupaten Siak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *