𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺 𝗥𝗮𝗶𝗵 𝗣𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗦𝘁𝘂𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴 𝘀𝗲-𝗞𝗲𝗽𝗿𝗶, 𝗔𝗺𝘀𝗮𝗸𝗮𝗿 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮𝗸𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗞𝗲𝗽𝗮𝗱𝗮 𝗧𝗶𝗺

Uncategorized57 kali dibaca

BATAM (KEPRI), DELIKNEWS24 – Kota Batam kembali meraih prestasi gemilang dalam penanganan stunting di Provinsi Kepulauan Riau dalam pelaksanaan penilaian kinerja stunting tahun 2022 terhadap pelaksanaan aksi 1 sampai dengan aksi 8 tahun 2022. Melalui upaya kolaboratif yang luar biasa, Kota Batam berhasil mempertahankan gelar sebagai kota terbaik dalam penanganan masalah stunting yang mengancam pertumbuhan dan perkembangan anak.

Keberhasilan ini tidak lepas dari dedikasi dan kerja keras tim pendamping keluarga, rekan-rekan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala puskesmas, kader Posyandu, kader kelurahan siaga, jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta jajaran Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Ketua Tim Penanganan Stunting Kota Batam, Amsakar Achmad yang hadir pada temu kerja Tim Penanganan Stunting, Senin (3/07/2023) di Kabupaten Benyuasin, Sumatera Selatan.

Amsakar Achmad yang juga sebagai Wakil Walikota Batam, mengungkapkan kegembiraannya atas capaian ini. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bahwa upaya kita bersama dalam penanganan stunting terus membuahkan hasil yang positif. Ini menunjukkan komitmen dan kerjasama yang solid dalam melindungi generasi muda Kota Batam,” ujarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Batam telah melaksanakan berbagai program dan kegiatan untuk mengurangi angka stunting di wilayahnya. Beberapa langkah yang diambil meliputi peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang, pemberian makanan bergizi pada balita, dan pembinaan serta pelatihan bagi kader Posyandu dan kader kelurahan siaga.

Selain itu, kerja sama yang erat antara tim pendamping keluarga, OPD terkait, puskesmas, TNI, dan BKKBN telah memperkuat upaya pencegahan stunting. Mereka berperan penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, pemantauan kesehatan anak, serta memberikan dukungan dan akses kepada ibu hamil dan balita.

“Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, pencegahan stunting menjadi prioritas utama pemerintah. Kerja sama erat antara berbagai pihak terkait telah berhasil memperkuat langkah-langkah pencegahan stunting dan memberikan hasil yang sangat positif,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan capaian Kota Batam dalam penanganan stunting ini tidak hanya berdampak positif pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga pada perkembangan kognitif dan mental mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *