Sempena Hari Polwan, Empat Srikandi Bhayangkara Berprestasi Terima Penghargaan

Uncategorized125 kali dibaca

PEKANBARU, DELIKNEWS24— Pada momen Ulang Tahun Polwan ke 74 2022 yang digelar diaula Mapolda Riau Kamis (8/9/2022), empat personel Polwan yang berprestasi, berhasil mendapatkan penghargaan dari Kapolda Riau.

Keempat Polwan tersebut menyabet penghargaan atas prestasi yang diraih dibidangnya masing masing yakni AKP FebriyAnti, S.H yang menjabat sebagai PS. Kasubbag Dalops Bagops Sat Brimob yang terpilih sebagai salah satu Pelatih pada Pendidikan Dasar Integrasi Kemitraan Taruna Akpol tahun 2020/2021 lalu di Akademi Militer Magelang.

Berikutnya AKP Akira Ceria, SIk yang menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Dumai. Dikenal aktif dimedia sosial dalam mendukung tugasnya berinteraksi dengan masyarakat, sehingga memberikan dampak positif terhadap citra Kepolisian.

Selanjutnya Aiptu Silvia Novita, S.H. Sebagai Bintara Polsek Mandau Polres Bengkalis, yang berhasil menyelesaikan penanganan kasus kejahatan seksual sebanyak 112 kasus.

Dan Bripda Al Fatmi Nursih, A.Md. Bintara Sat Brimob yang telah berhasil menyelesaikan tugasnya, dengan kegigihannya membantu kesembuhan para pasien covid-19, sebagai salah satu tim kesehatan penanganan Covid-19 di rumah sakit darurat Wisma Atlet Jakarta.

Kapolda Riau Irjen Moh Iqbal menyatakan rasa bangganya atas prestasi yang ditorehkan oleh polwan jajarannya.
Menurutnya, peranan polisi wanita dalam berbagai capaian kinerja serta prestasi yang ditunjukkan selama ini, merupakan manifestasi dari pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Saya sangat bangga, semoga kedepan, polisi wanita dapat terus berkarya dan meningkatkan eksistensinya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Secara universal, kehadiran wanita dalam peran sebagai penegak hukum telah berjalan lama, bahkan sejak 1915, telah dibentuk International Association of Women Police (IAWP) sebagai wadah organisasi internasional guna memberikan pengembangan profesionalitas, mentoring, pelatihan, serta pengakuan bagi petugas penegak hukum wanita,” ujar Irjen Iqbal.

Irjen Iqbal menjelaskan, di indonesia, polisi wanita mulai dikenal sejak 1 september 1948, ketika 6 (enam) orang wanita tangguh dari Bukittinggi, Sumatera Barat, mengikuti pendidikan Inspektur Polisi, guna memenuhi kebutuhan tugas-tugas kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *